Showing posts with label Nganjuk. Show all posts
Showing posts with label Nganjuk. Show all posts

Kenaikan Tarif Masuk Obyek Wisata Air Terjun Sedudo Selesai Relesai Renovasi

Nganjuk - Untuk meningkatkan pelayanan, wisata air terjun sedudo yang ada di kabupaten nganjuk, ditutup untuk sementara. demi kelancaran pembangunan dan keselamatan pengunjung, maka sedudo akan ditutup mulai jumat 6 oktober 2017 sampai 25 desember 2017 mendatang.

Objek wisata air terjun sedudo ditutup untuk tiga bulan ke depan. keputusan tersebut menyusul rencana renovasi atau pembangunan sarana dan prasarana, pada tempat pelesir andalan kabupaten nganjuk. surat pemberitahuan penutupan diterbitkan oleh dinas pariwisata, kepemudaan olahraga dan kebudayaan (disparporabud) kabupaten nganjuk pada selasa 3 oktober 2017 lalu.

Demi kelancaran pembangunan dan keselamatan pengunjung, maka sedudo akan ditutup mulai jumat 6 oktober 2017 sampai 25 desember 2017 mendatang.

Kepala disparporabud nganjuk gondo hariyono menjelaskan, proses kegiatan pembangunan sedudo saat ini sudah berjalan. renovasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan pariwisata, sehingga berdampak positif terhadap putaran perekonomian warga sekitar.

Gondo juga menjelaskan nantinya akan ada kenaikan tarif masuk air terjun sedudo setelah selesai renovasi. yang sebelumnya tarif masuk 5 ribu rupiah per orang, nantinya naik seratus persen menjadi 10 ribu rupiah.

Kenaikan tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan pad kabupaten nganjuk, dari situs lpse kabupaten nganjuk. proyek pembangunan objek wisata sedudo dianggarkan melalui apbd 2017, dengan nilai pagu skitar 12 milyar. (Komaudin)

Setelah Proyek Fisik Pasar Wage Tahap Tiga Selesai, Pedagang Akan Direlokasi

Nganjuk - Pasar wage nganjuk, saat ini memasuki pembangunan tahap ketiga, dan ditargetkan  pada akhir tahun 2017 sudah selesai. Sesuai rencana, sosialisasi  relokasi pasar wage akan dilaksanakan pada bulan januari tahun 2018, dan dilanjutkan kepada relokasi pedagang.

Pasca dibangun tahap dua, kondisi fisik pasar wage baru yang terletak di sebelah barat pasa wage lama, sudah mulai terlihat, meski begitu, pembangunan pasar wage baru belum selesai. Saat ini pihak kontraktor masih membangun pasar wage tahap ke tiga, untuk memenuhi jumlah kios sesuai jumlah pedagang yang ada di pasar wage nganjuk.

Pengerjaan pasar wage baru, di kerjakan pada bagian sisi selatan, serta penambahan jumlah kios pada bagian tengah. Anggaran total pembangunan pasar wage baru menyerap apbd hingga 40 milyar rupiah.

Ditargetkan, akhir tahun ini, pasar wage tahap tiga telah selesai, dan bisa difungsikan. Agus irianto kabag humas pemkab nganjuk mengatakan, nantinya setelah fisik pasar wage telah selesai, langkah awal yang  akan dilakukan yakni melakukan sosialisasi terkait relokasi pedagang ke pasar wage baru. Kapan relokasi pedagang akan dilakukan, kabag humas menyebut itu nanti sesuai hasil kesepakatan antara pedagang dan pemerintah kabupaten, teknisnya, akan menyesuaikan kondisi, agar keluhan pedagang bisa terfasilitasi.

Sesuai data, jumlah pedagang pasar wage mencapai 1600-an pedagang, setiap pedagang yang terdaftar akan kebagian satu kios, menyesuaikan  data yang ada.

Sementara itu kondisi pasar wage baru, banyak terdapat coretan tangan jahil, beberapa bagian bangunan  seperti lampu, saklar, banyak yang rusak akibat tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. ( Komaudin)

Jembatan Rusak Selama 2 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki

Nganjuk - Jembatan penghubung dusun keduk desa kebonagung kecamatan sawahan nganjuk, rusak parah. Ironisnya sudah dua tahun penganjuan pembangunan jembatan  rusak kepada pemerintah kabupaten nganjuk, tak membuahkan hasil. Untuk dapat dilalui sementara, warga memperbaikinya dengan kayu dan bambu.

Sudah dua tahun jembatan rusak penghubung dusun keduk dengan dusun kebonagung desa kebonagung  kecamatan sawahan  nganjuk, tak kunjung diperbaiki. Warga setempat menyesalkan lambannya penanganan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, jembatan tersebut menjadi akses penting warga sekitar.

Jono, salah satu warga dusun keduk menuturkan, rusaknya jembatan tersebut akibat di terjang banjir pada dua tahun silam, akibat luapan sungai. Akibat rusaknya jembatan tersebut sekitar 400 kk tidak bisa beraktivitas normal seperti biasa. Lambatnya perbaikan juga mengganggu aktivitas ekonomi warga setempat.

Kondisi jembtan yang memprihatinkan, membuat warga bergotong royong memperbaiki jembatan tersebut dengan kayu dan bambu agar bisa dilalui untuk sementara.

Ia berharap, pemerintah terkait segera membangun kembali jembatan yang kini sangat dibutuhkan oleh warga dusun keduk tersbut. Sebab, bila dipaksakan, warga harus mengambil jalur lebih jauh dengan memutar arah hingga 4 kilometer. (Komaudin)

Arkenas Dan Bpcb Trowulan Ekskavasi Penemuan Candi/ Tim Temukan Candi Baru

Nganjuk - Pusat penilitian arkeologi nasional dan balai pelestarian cagar budaya, melakukan ekskavasi penemuan candi di desa banjar sari, kecamatan ngronggot nganjuk, yang ditemukan tahun 2016 silam. Selain penemuan candi tersebut, juga ditemukan lagi struktur batu bata yang diduga sebagai candi, sekitar dua kilometer dari lokasi penemuan awal.

Berbekal cangkul, cetok, kuas, dan meteran, tim pusat penelitian arkeologi nasional dan balai pelestarian cagar budaya trowulan mojokerto, melakukan penggalian mendalam terhadap penemuan candi yang ditemukan bulan januari tahun 2016 silam. Tim yang beranggotakan enam orang dengan di dampingi petugas dinas pariwisata nganjuk, melakukan penggalian di candi yang diduga peninggalan pada jaman kerajaan majapahit, yang letaknya berada di pinggir sungai brantas.

Candi yang sudah terlihat struktur puncaknya tersebut,  memiliki panjang dan lebar bangunan dua koma sembila lima meter, dengan ketinggian mencapai satu koma tiga meter tersebut, dipastikan sebagai candi mirip seperti candi ngetos nganjuk. Pada jjaman dahulu, candi ini digunakan untuk pemujaan warga.

Selain temuan candi di desa banjar sari ini, tim juga menemukan struktur batu bata bertumpuk  yang terlihat seperti puncak  candi. Lokasinya berada ditengah sawah, dan berjarak dua kilometer dari lokasi temuan candi yang pertama. Namun hingga kini tim belum melakukan penelitian mendalam, dan masih fokus pada penemuan candi pertama.

Titik surti nastiti, ketua tim eksavasi  arkenas menyebut, candi yang ditemukan tersebut kemungkinan besar candi pada jaman kerajaan majapahit. Kepastian itu, dilihat dari struktur bangunan, dan motif relief yang menempel pada candi. Selain temuan candi, disekitar lokasi warga sering kali menemukan gerabah kuno, diduga di wilayah desa banjar sari, kecamatan ngronggot pada jaman dahulu ada pemukiman warga. (Komaudin)

Ratusan Warga Deklasikan Diri Sebagai Anti Ita Itu

Nganjuk - Gerakan moral ganyang koruptor, dan menjadi pengawal demokrasi, di deklarasikan di lapangan desa betet, kecamatan ngronggot nganjuk. Deklarasi tersebut di kenal sebagai deklarasi salam lima jari anti ita itu.

Sejak pagi, ratusan warga dengan mengenakan kaos hitam berlambang lima jari, memadati area lapangan desa betet, kecamatan ngronggot nganjuk. Mereka mendeklarasikan diri sebagai gerakan salam lima jari,  dengan tagline anti ita itu.

Gerakan yang dipelopori john wiliam wadoe, salah satu aktifis guru kategori honorer satu ini, di awali dengan orasi ilmiah wakil rektor universitas hangtuah surabaya, doktor haji laksamana hadi susilo spm. Dalam orasinya gerakan salam lima jari diharapkan menjadi gerakan moral, untuk mengawal perubahan nganjuk kedepan.

John wiliam wadoe, menyebut deklarasi salam lima jari ini, nantinya kan menjadi pengawal perubahan kabupaten nganjuk kedepan. Apalagi dalam waktu dekat, ada kontestasi pilkada. Gerakan ini nantinya akan berperan aktif memberikan pemahaman kepada seluruh warga nganjuk untuk melihat dan memilih calon yang benar-benar anti korupsi. Gerakan ini juga akan ikut berkontribusi dalam pengawasan jalannya pilkada. Kedepan ia akan bekerja sama dengan panswaslu, untuk melaporkan setiap kegiatan kampanye atau pilkada yang melanggar aturan, termasuk aksi money politik, dan cara-cara kampanye yang dilarang dalam aturan.
 
Dengan tagline salam perubahan dan anti ita itu pejabat korup, gerakan relawan lima jari sudah tersebar di hampir seluruh kecamatan di kabupaten nganjuk. John mengaku sebelum deklarasi, sudah ada 17 posko salam lima jari yang berdiri. Tinggal tiga kecamatan lagi yang segera di bentuk. Saat ini sedikitnya sudah ada 5000 relawan yang sudah tergabung dalam gerakan ini, untuk mengawal agar pemerintahan kedepan lebih bersih. (Komaudin)

Golkar Berikan Rekom, Tuai Pro Kontra Di Media Sosial

Nganjuk - Secara terbuka, partai golkar telah memberikan sinyalemen, akan memberikan rekomendasi kepada ita triwibawati untuk diusung menjadi calon bupati nganjuk. Pemberian rekomendasi kepada istri bupati nganjuk ini, banyak dibicarakan warga baik dalam media sosial maupun obrolan lain.

Jumat malam, ratusan kader  dari desa, kecamatan dan pengurus dpd golkar, menghadiri kegitanpertemuan kader dan pengurus partai berlambang pohon beringin di gedung wanita. Dalam pertemuan tersebut, juga hadir sejumlah pengurus  dpd golkar jawa timur.

Dalam pertemuan tersebut, dpd golkar mengungkapkan jika rekomendasi partai dengan dominasi warna kuning tersebut, akan memberikan rekomendasi kepada ita triwibawati. Menurut sekretaris jenderal partai golkar jawa timur, pemberian dukungan dan rekom tersebut atas dasar popularitas dan elektabilitas dari beberapa calon yang mendaftar di partai golkar. Ditanya kapan surat itu ditandatangani, sahat tua simanjutak menyebut, tidak tahu pasti, hanya saja surat sudah ada, dan tingga mbebrikan secara mekanisme partai.

Sementara itu, ita tri wibawati yang merupakan istri bupati aktif nganjuk taufiqurrahman, mengaku, hingga kini masih menyembunyikan nama calon wakilnya, ia menyebut hanya dari kalangan n-u.

Pemberian rekomendasi kepada ita triwibawati yang akrab di panggil bunda ita itu, banyak ditanggapi warga nganjuk terutama warga net di media sosial. Sebagian mengatakan mendukung, namun mayoritas banyak yang mencibir, karena golkar memberikan rekomendasi kepada ita. Alasannyapun beragam, banyak yang mengatakan rekomendasi itu karena isi tas, ada pula yang yang mengatakan karena balas budi dari ketua dpd golkar jawa timur, namun ada pula yang mendukungnya. (Komaudin)